Cara Menanam Bendi, FLOWERIan.com – Bendi atau dikenal dengan nama okra merupakan jenis sayuran yang hanya butuh waktu panen 90 hari usai penanaman benih.

Tanaman butuh subur di musim panas ketika tanah dan suhu udara minimal 75 derajat Fahrenheit.

Cara Menanam Bendi itu mudah asalkan berada di lahan terbuka (outdoor) pada awal musim panas. Jika tertarik bercocok tanam, berikut langkah-langkah yang wajib diikuti.

Langkah Langkah Cara Menanam Bendi

1. Persiapan lahan




Bendi tumbuh subur di lahan ruang terbuka yang menyerap air dengan baik dan langsung menerima sinar matahari langsung.

Cangkul permukaan tanah sedalam 6-12 inci lalu taburi kompos atau pupuk nutrisi seimbang setiap 50 kaki persegi permukaan tanah.

Aduk pupuk atau kompos ke tanah galian lalu tutupi dengan kumpulan daun kering ke atas permukaan lahan.




2. Perendaman benih

Benih bendi tak bisa langsung ditanam ke tanah. Siapkan mangkok berisi air panas lalu masukkan benih, biarkan selama satu malam penuh sebelum mulai menanam esok hari.

Perendaman bertujuan melembutkan lapisan benih agar lebih siap dan cepat tumbuh usai penanaman ke lahan.

3. Penanaman benih




Tanah benih bendi ke tanah sedalam 1 inci. Jarak tanam setiap benih 2 inci, sedangkan jarak setiap baris 3 inci.

Basahi tanah dengan sedikit air sehingga hanya 6 inci saja permukaan tanah yang basah.

Jangan siram dengan tekanan air kencang yang justru mendorong biji keluar dari tanah. Terus basahi tanah agar tetap lembab sampai benih tumbuh mengeluarkan bibit tunas.

4. Pemangkasan

Segera pangkas bibit dengan melepas beberapa daun yang sudah dihasilkan. Pastikan bibit hasil pemangkasan hanya berjarak sekitar 18 inci dalam setiap baris.

Cara Menanam Bendi – Perawatan

Cara Menanam Bendi sangat mudah bagi seorang pemula, apalagi termasuk tanaman yang menyukai musim panas.

Agar tanaman siap panen, perawatan harus rutin. Sirami tanah setiap 7-10 hari, pastikan air menyerap ke tanah sedalam 6-8 inci.

Demi menjaga tanah selalu lembab, tutupi permukaan lahan dengan jerami rerumputan kering setebal 2 inci. Pastikan jerami kering tidak sampai menempel di batang tanaman bendi.

Selain menutupi lahan dengan jerami kering, taburi juga dengan pupuk setiap 50 kaki persegi ketika tanaman bendi mulai menghasilkan kelopak. Usai menaburi lahan dengan pupuk, segera lanjuti dengan penyiraman lahan secara merata.

Jangan lupa mencabuti gulma yang muncul di sekitar tanaman sebelum tumbuh besar. Menutupi lahan dengan jerami kering mengurangi potensi masuknya gulma, sayang beberapa jenis bisa menerobos masuk. Gulma merupakan musuh besar bendi karena tak mampu bersaing dengan tanaman lain.

Selain gulma, masih ada kutu daun yang menjadi musuh utama bendi. Biasanya hama serangga ini sembunyi dibawah daun.

Untuk mengatasinya, siapkan botol spray yang diisi larutan air sabun insektisida. Lakukan penyemprotan selama lima hari berturut-turut bila perlu sampai tak ada kutu daun.

Jangan lupa lindungi diri dengan penutup mata dan sarung tangan anti air pada saat penyemprotan.

Waktu Panen Tanaman Bendi

Usai menempuh semua Cara Menanam Bendi diatas, maka langkah selanjutnya yaitu menunggu waktu panen.

Kelopak baru boleh dipanen ketika panjangnya sekitar 3-5 inci, pada saat masih lembut dan hijau.

Potong setiap kelopak dari tanaman, biarkan 1/4 inci batang tetap menempel pada kelopak.

Ketahui Juga: Cara Menanam Kentang

Cara menanam bendi sangat cocok untuk daerah panas di sekitar wilayah Indonesia. Sayuran ini punya manfaat luar biasa bagi kesehatan dan mulai mencuri perhatian konsumen luar negeri.

Tak ada salahnya coba belajar cara bercocok tanam bendi alias okra di sekitar pekarangan rumah.







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Solve : *
7 + 18 =