Cara Menanam Cabe Rawit, FLOWERian.com – Cabe rawit merupakan bahan penting untuk meracik sambel enak dan pedas di lidah.

Beberapa orang justru suka makan langsung dalam keadaan mentah sebagai pelengkap gorengan atau sajian hidangan tertentu.

Cara Menanam Cabe Rawit itu sangat mudah karena cuma butuh waktu singkat agar benih tumbuh sebagai bibit tunas muda.

Tanaman ini tak butuh teknik perawatan merepotkan, oleh karena itu sangat cocok bagi pemula yang mau menjalani hobi berkebun.




Tanaman hanya butuh perawatan dasar seperti pemupukan dan penyiraman agar terus tumbuh subur sepanjang tahun.

Meskipun demikian, ada baiknya mengetahui pemahaman dasar mengenai kondisi tanah, matahari dan air sebelum mulai bercocok tanam demi memperoleh tanaman sehat berkualitas.

Cabe rawit tersedia beragam varian, beberapa diantara perlu ditopang tongkat penyangga ketika tanaman mulai berbuah.




Walaupun lahan terbuka dengan akses sinar matahari penuh merupakan tempat ideal, jangan lupa lakukan penyiraman secukupnya.

Karena termasuk golongan tanaman lunak, pastikan suhu temperatur di ruang terbuka tidak terlalu dingin jika ingin mulai bercocok tanam. Selain itu pastikan pula tanah subur dengan tingkat pH sekitar 7 – 8.5.

Langkah-Langkah Cara Menanam Cabe Rawit

Cara Menanam Cabe Rawit yang Mudah

Semakin penasaran ingin mengetahui Cara Menanam Cabe Rawit? Ikuti langkah-langkah berikut!

1. Menanam cabe rawit bisa kapan saja meski musim hujan sekalipun jika ingin menanam via metode indoor.




Sebaiknya mulai menanam jelang akhir musim hujan atau awal musim panas jika ingin mencoba metode outdoor.

2. Benih bisa dibeli langsung via toko pembibitan atau online yang tersedia dalam beragam varian. Selain itu bisa juga mengambil langsung biji dari cabe rawit.

Ambil beberapa cabe, potong dengan pisau lalu ambil bijinya. Letakkan semua biji di mangkok lalu siram sedikit air panas (jangan air mendidih) dan gosok saat masih terendam.

3. Perhatikan seksama semua biji yang terendam air panas. Segera buang jika ada biji yang mengambang karena tak akan tumbuh mengeluarkan bibit tunas sama sekali.

Ini adalah langkah sederhana untuk menyeleksi mana benih terbaik untuk ditanam.

4. Kumpulkan semua benih hasil seleksi, kemudian taruh di mangkok dan rendam kembali dengan air panas. Sekarang hanya perlu membersihkan membran terluar di permukaan biji.

5. Angkat semua benih dari rendaman air, kemudian taruh ke abu daun yang sudah terbakar api (disarankan daun mangga).

Campur benih dengan abu secara merata, kemudian biarkan mengering semalaman

6. Usai mengikuti poin nomor 5, maka Cara Menanam Cabe Rawit di lahan semakin mudah. Mengapa demikian?

Hampir semua benih yang sudah dikumpulkan dapat tumbuh menjadi bibit meski belum tentu berkembang subur dan berbuah.

Penanaman benih bisa via indoor atau outdoor, pilih saja salah satu sesuai kondisi lingkungan tempat tinggal.

7. Tanaman harus memperoleh cukup air agar tumbuh subur. Lakukan penyiraman secukupnya tanpa membuat tanah lembek. Coba siram setiap 3 atau 4 jam untuk 2-3 hari saja.

8. Usai bibit tumbuh, maka ada dua daun di bagian atas. Biarkan daun tersebut jatuh sendiri usai beberapa minggu ke depan.

Selanjutnya bibit semakin tumbuh besar dan memiliki daun serta tangkai cabang baru. Pada tahapan ini tanaman cabe rawit bisa dipindahkan ke lahan baru atau pot.

Baca Juga: Cara Menanam Cabe Merah

Demikian Cara Menanam Cabe Rawit yang ternyata begitu simpel dan tak butuh metode merepotkan.

Dengan mengetahui pemahaman dasar soal cara tanam dan perawatan, tanaman bisa tumbuh subur dan panen berlimpah.

Oleh karena itu, pilih varian yang disukai dan mulai bercocok tanam sekarang juga.







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Solve : *
22 − 1 =