Cara Menanam Mengkudu, www.Flowerian.com – Mengkudu merupakan tanaman obat yang biasa tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian mencapai 1500 meter dpl.

Pohon mengkudu ini memiliki tinggi sekitar 3-8 meter dengan bunga bongkol warna putih sebagai ciri khasnya.

Secara tradisonal, masyarakat Aceh memakai buah mengkudu sebagai bahan makanan untuk dibuat sayur maupun rujak sedangkan daunnya digunakan sebagai bahan nicah peugaga yakni menu andalan wajib saat berbuka puasa.

Cara menanam mengkudu itu sangat mudah, tergantung cara apa yang Anda pilih, apa itu cara generative maupun cara vegetative. Berikut tata cara menanam tanaman mengkudu sendiri di rumah:




Cara Menanam Mengkudu – Pembibitan

Gambar Foto Cara Menanam Bibit MengkuduUntuk Anda yang ingin menanam tanaman mengkudu secara generative maka Anda perlu mendapatkan bibit yang baik, dan pastinya Anda pun harus melakukan proses penyemaian.

Kesabaran adalah kunci keberhasilan menanam mengkudu secara generative karena memang memerlukan waktu yang lama, bibit yang diperoleh dari sebutir buah mengkudu hanya sekitar 40-50 bibit saja.

Sedangkan yang ingin menanam mengkudu secara vegetative bisa mendapatkan bibitnya dengan mudah sekali dengan cara stek.




Tanaman yang distek merupakan tanaman berkualitas tinggi yang nantinya akan ditanam di dalam pot mengingat tanaman ini tidak akan memiliki akar kuat.

Dan terakhir ada bibit siap tanaman, yakni bibit yang bisa diperoleh dengan mudah di pasaran. Anda cukup memilih pohon yang tampak sehat dan mampu berkembang dengan baik.

Cara Menanam Mengkudu Secara Generatif

Bila bibit buah mengkudu sudah didapatkan, maka jangan pernah lupa untuk menyemaikannya terlebih dahulu dari indukan pohon buah mengkudu yang unggul.

1. Lakukan proses penyemaian benih 2x lipat lebih banyak dari total bibit yang nanti akan ditanam.




Seperti Anda yang berencana menanam 100 benih, maka semailah bibit 200 benih, tujuannya biar ada benih cadangan yang bisa digunakan bila cara menanam mengkudu ini menghasilkan tanaman mengkudu yang mati alias gagal tumbuh.

2. Setelah itu, siapkanlah lahan untuk melakukan penyemaian, lahan yang digunakan merupakan lahan yang subur. Jangan lupa pula untuk membuat bedengan penyemaian yang kedalamannya mencapai 20 cm di mana lebar maupun panjang telah disesuaikan dengan benih semaian.

Anda pun tidak boleh melupakan untuk membuat larikan mengkudu yang panjangnya 80 cm, dengan lebar 10 cm dan kedalaman 8 cm.

3. Persiapkan benih yang disemai yakni dengan cara mengambil biji buah mengkudu yang matang lalu membersihkannya dan menjemurnya kurang lebih selama 7 hari.

4. Setelah proses penyemaian berakhir, taburkan langsung benih tepat di atas permukaan larikan secara vertical lantas tutupi dengan pupuk kandang maupun pupuk kompos yang sudah dicampurkan dengan pasir.

5. Lakukan pula penyiraman sebanyak 2-3 kali tiap harinya dan ketika daun mengkudu ada 4-5 helain, maka Anda sudah bisa memindahkan bibitnya ke polybag.

6. Saat proses pemindahan dilakukan jangan sampai akarnya terputus, polybag harus terisi dengan tanah, pupuk kandang halus, sekam dengan takaran 1:1:1.

7. Pastikan jika ukuran batang bibit sekitar 40-50 cm disaat usianya 1.5-2 bulan. Maka saat ini Anda bisa segera menanam bibitnya.

8. Penanaman mengkudu akan dilakukan setelah Anda berhasil membuat luabg sedalam 20 sentimeter dan berdiameter 15 cm pada lahan terbuka.

Lalu masukkan bibit mengkudu yang telah dikembangbiakkan secara generative trsebut dan timbun dengan tanah, lantas siram dengan air.

Mulai dari pembibitan hingga cara menanam mengkudu selengkapnya telah dijelaskan di atas, semoga Anda bisa menanam mengkudu dengan mudah di pekarangan rumah.

Jangan lupa ketahui juga Cara Menanam Tumbuhan Kumis Kucing, tumbuhan ini termasuk berkhasiat bagus buat pengobatan.







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Solve : *
30 + 29 =