Cara Menanam Wortel yg Baik dan Benar

Posted on

Cara Menanam Wortel, FLOWERIan.com – Suka makan wortel? Yuk belajar bercocok tanam sayuran oranye ini.

Cara Menanam Wortel sulit untuk seorang pemula sekalipun, hanya butuh sebungkus biji benih dan lahan gembur sekitar pekarangan rumah yang disinari langsung oleh matahari selama enam jam.

Biji benih wortel mudah diperoleh, bahkan harganya terjangkau.

Gambar Foto Cara Menanam Wortel untuk BudidayaNggak percaya? Coba datangi saja toko pembibitan atau beli via online. Disitu banyak penyedianya kok.

Usai penanaman bibit, langkah selanjutnya cuma perawatan agar bebas gulma, penyiraman dan pemupukan rutin merupakan tiga kunci utama supaya tanaman tumbuh subur.

Wortel termasuk jenis sayuran favorit masyarakat Indonesia yang biasanya dibuat jus atau masakan tertentu.

Meski harga tidak terlalu mahal, namun tidak ada salahnya coba bercocok tanam di sekitar pekarangan rumah.

Jika panen sukses besar, maka bisa dijadikan prospek usaha di masa depan. Agar lebih jelas, yuk simak langkah demi langkah menanam wortel meski hanya bermodalkan lahan sekitar pekarangan rumah.

Cara Menanam Wortel Dengan Mudad

Langkah-Langkah Cara Menanam Wortel

1. Penyiapan lahan

Tak seperti jenis sayuran berdaun, wortel butuh lahan tanah gembur yang cepat menyerap air.

Gunakan cangkul atau garpu taman untuk menyiapkan lahan, pastikan tak ada satupun bebatuan dan akar tanaman lain.

Taburi pupuk secara merata di sekitar lahan, lalu taburi kembali dengan kompos. Usai menaburi pupuk, aduk kembali lahan lalu taburi sekali lagi dengan campuran pupuk dan kompos.

2. Waktu penanaman

Usai lahan siap, langkah selanjutnya menanam benih. Musim panas merupakan waktu terbaik bercocok tanam wortel, apalagi suhu tanah lembab berkisar antara 40 – 85 derajat Fahrenheit.

Cara Menanam Wortel tidak begitu ribet, cukup tanam benih ke lahan dengan jarak 1/2 inci, kemudian tutupi bibit dengan 1/2 inci tanah.



Setelah proses penanaman selesai, jangan lupa melembabkan tanah dengan penyiraman rutin.

Terus siram hingga bibit mulai muncul di permukaan tanah. Biasanya bibit mulai tumbuh sekitar 1-3 minggu usai penanaman.

3. Perawatan

Lakukan penjarangan pada bibit supaya akar punya ruang untuk tumbuh berkembang. Ketika bibit wortel sudah setinggi 2 inci, tarik keluar bibit sehingga ada ruang sejarak 2-3 inci.

Supaya wortel tumbuh optimal tanpa gangguan, gunakan tangan untuk mencabut gulma secara perlahan.

Gulma seringkali tumbuh di sekitar lahan setiap minggunya. Tanaman pengganggu tersebut akan merebut paksa air dan nutrisi tanah.

Jangan biarkan gulma tumbuh besar, segera cabut meski masih berukuran kecil. Jangan pernah memakai cangkul atau garpu taman untuk mencabutnya.

4. Penyiraman

Penyiraman rutin termasuk salah satu Cara Menanam Wortel yang tak boleh terlupakan. Menjaga kelembaban tanah bantu menyempurnakan pertumbuhan.

Akar wortel akan terbelah jika tanah terlalu kering, sementara tanah terlalu lembek menyebabkan wortel busuk.

Tanah setidaknya butuh 1 inci air setiap minggu. Jika hujan datang tiba-tiba, hentikan atau kurangi penyiraman hingga esok hari.

5. Pemupukan ekstra

Enam minggu setelah bibit wortel tumbuh atau ketika bibit telah setinggi 6 inci, segera beri tambahan pupuk. Pilih pupuk kaya kandungan nitrogen.

Taburi secara merata, ada baiknya ditaruh samping bibit. Usai menaburi bibit, jangan lupa untuk menyiraminya.

Disarankan memilih pupuk yang tidak mengandung senyawa pembunuh gulma karena mengakibatkan wortel cepat mati, bahkan sebelum panen.

Setelah menyimak uraian diatas, ternyata Cara Menanam Wortel di pekarangan rumah tidak begitu sulit.

Dengan mengikuti semua poin tersebut, maka hasil yang diperoleh saat panen pasti memuaskan.

Lihat juga Cara Menanam Sayuran lainnya

Hindari bercocok tanam pada saat musim hujan, wortel dijamin gagal panen bahkan membusuk jika tanah terlalu banyak menyerap air.

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *