Cara Menanam Kentang, FLOWERian.com – Tanaman kentang tumbuh diatas tanah, namun menghasilkan umbi didalam tanah.

Oleh karena itu, petani biasanya menggali tanah saat panen tiba. Karena termasuk kategori umbi-umbian, jangan heran cara menanamnyapun terbagi menjadi dua metode, yakni pakai bibit dan umbi.

Kentang termasuk jenis tanaman tahunan yang bisa tumbuh lama asalkan suhu udara tak terlalu panas.

Disarankan tidak bercocok tanam saat musim hujan tiba, nantinya genangan air akan merusak bibit yang baru muncul di permukaan tanah.




Jika ingin mulai menanam kentang, segera pilih satu metode yang paling memungkinkan. Mencari benih pohon kentang sangat gampang, tersedia di toko pembibitan atau beli via internet yang mana punya banyak varian. Dianjurkan beli benih yang sudah tersertifikat bebas penyakit.

Jangan beli kentang di toko sembako, supermarket ataupun sejenisnya apabila ingin menanam dengan umbi.

Biasanya sudah diberi sesuatu agar memperlambat pertumbuhan bibit sehingga tak baik untuk bercocok tanam.




Kentang tersebut mungkin juga bawa penyakit tertentu meski diluar tampak sehat dan bersih.

Agar lebih aman, pilih umbi kentang yang baru dipanen. Selanjutnya gunakan pisau steril untuk memotongnya jadi beberapa potongan kecil dengan ukuran 1-2 inci.

Sebelum mulai memotong, usap pisau dengan alkohol dan biarkan hingga kering. Biarkan potongan kentang berada di udara bebas selama beberapa hari hingga beberapa minggu hingga muncul bibit kecil.

Usai benih dan bibit siap, maka Cara Menanam Kentang selanjutnya tertulis dibawah ini.




Langkah-Langkah Cara Menanam Kentang

Tips Cara Menanam Kentang

1. Persiapan lahan

Gambar Foto Cara Menanam Kentang DI Pekarangan RumahTanaman kentang cocok di tanah subur yang cepat menyerap air. Menyuburi lahan cukup dengan kompos setebal 1 inci lalu ditutupi dengan tanah setebal 6-8 inci.

Jika memungkinkan boleh pakai pupuk tambahan yang disebar secara merata ke permukaan lahan.

2. Tanam benih & bibit

Sebelum menanam benih atau bibit, buat lubang sedalam 4 inci. Ketika menanam umbi, pastikan bagian bibit mengarah ke atas.

Beri jarak 10-12 inci agar umbi kentang punya banyak ruang untuk tumbuh, semakin dekat membuat umbi tumbuh berukuran kecil.

Disarankan jarak semakin lebar agar umbi tumbuh besar. Tutupi lubang dengan tanah sehingga tertutup rapi.Gambar Foto Cara Menanam Kentang di Tanah3. Penyiraman

Segera siram lahan usai bibit atau benih tertanam. Gunakan air secukupnya untuk membasahi tanah dengan kedalaman sekitar 1 inci.

Lakukan penyiraman setiap minggu, jika lahan tanah didominasi pasir, maka air tak mudah tertampung dan butuh lebih banyak penyiraman.

Tanaman kentang mulai muncul ke permukaan tanah sekitar 2-3 minggu usai penanam benih.

Segera tutupi lapisan permukaan tanah tanaman dengan 3-4 inci jerami atau rerumputan kering agar mengunci kelembaban.

Jangan biarkan jerami menyentuh tanaman, nanti bibit membusuk akibat terkena penyakit.

4. Perawatan

Cara Menanam Kentang itu mudah, begitu pula teknik perawatan agar sukses panen. Ketika tanaman sudah setinggi 6-8 inci, tambahkan 2-3 inci tanah ke atas permukaan tanah sekitar tanaman.

Langkah ini sengaja dilakukan agar umbi baru tidak terpapar sinar matahari dan terbakar.

Itulah cara bercocok tanam kentang, entah itu benih atau umbi. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Benih kentang berkualitas harganya cukup mahal, tetapi menanam umbi butuh kesabaran waktu. Jika tak mau menunggu lama, gunakan saja benih.

Dibelakang rumah cocok juga jika Anda : Menanam Tomat

Ada tambahan Cara Menanam Kentang agar panen sukses, yakni jangan bercocok tanam di area yang pernah ditumbuhi tanaman umbi sejenis dalam kurun waktu dua tahun terakhir dan jangan mulai menanam bibit saat suhu tanah belum mencapai 40 derajat Fahrenheit.

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here