Cara Menanam Kacang Panjang

Posted on

www.FLOWERian.com – Bagaimana Cara Menanam Kacang Panjang? Apakah susah untuk seorang pemula?

Proses penanaman sayuran ini sebenarnya tidak begitu sulit, tetapi ada beberapa poin wajib diperhatikan agar tanaman siap panen dan hasilnya memuaskan.

Tertarik bercocok tanam? Ikuti saja langkah-langkah berikut ini.

Persiapan Cara Menanam Kacang Panjang

Step by step Cara Menanam Kacang Panjang serta perawatannya

1. Pemilihan area

Tanaman kacang panjang sangat menyukai musim panas karena butuh banyak sinar matahari agar tumbuh subur.

Disarankan mulai bercocok tanam pada awal musim panas dengan mencari lahan terbuka yang langsung kena sinar matahari.

Hindari lahan tidak kena sinar matahari karena kacang panjang tak menyukai tanah lembab.

2. Persiapan tanah

Kacang panjang tumbuh subur di tanah gembur. Oleh karena itu, gunakan material organik seperti kompos untuk mengubah kondisi tanah berpasir atau liat.

Untuk mengubah tanah liat, taburi kompos setebal 5 inci lalu aduk merata tanah dengan sekop.

Sementara mengubah tanah berpasir hanya perlu penaburan kompos secara merata dengan ketebal 5 inci.

Terlepas dari apapun jenis tanah, pastikan bebas bebatuan, kotoran, sampah dan gulma.

3. Pemupukan lahan

Pemupukan lahan termasuk salah satu Cara Menanam Kacang Panjang. Langkah ini wajib dilakukan sebelum penanaman benih.

Sebenarnya tak butuh nutrisi berjumlah besar, hanya sedikit saja sudah lebih dari cukup agar tumbuh subur.



Pilih pupuk yang lebih banyak mengandung phosphorus ketimbang potassium atau nitrogen.

4. Penanaman benih

Usai lahan siap, segera tanam benih sedalam 1-2 inci. Jarak setiap benih berjarak sekitar 2-4 inci kemudian ditutupi tanah gembur. Jika lahan tanah berpasir, benih harus ditanam lebih dalam lagi.

5. Penutupan lahan

Segera tutupi lahan dengan jerami dan rerumputan kering setebal 2-3 inci usai penanaman benih.

Ini sengaja dilakukan agar tanah tidak terlalu dingin atau panas, selain itu bantu menyimpan cukup lembab.

Penutupan lahan dengan jerami dan rerumputan kering juga bertujuan untuk mencegah penyebaran gulma.

6. Penyiraman rutin

Jadwal penyiraman tanaman kacang panjang hanya pagi hati saja dan tak perlu saat hujan turun atau langit berawan.

Hindari perendaman benih sebelum penanaman atau sesudah penanaman. Jika tingkat lembab terlalu tinggi, benih kacang panjang cenderung pecah dan rusak.

Saat tanaman semakin tumbuh menua, penyiraman jangan terlalu banyak atau sedikit yang justru menyebabkan pemekaran bunga gagal. Berikan 2,5 inci air setiap minggunya untuk hasil terbaik.

7. Pemupukan tanaman

Tanaman kacang panjang bisa tumbuh subur meski hanya memperoleh sedikit nutrisi. Pemberian terlalu banyak pupuk justru berdampak buruk bagi pertumbuhan.

Pemberian pupuk dalam jumlah besar hanya boleh jika lahan tanah tidak memenuhi persyaratan nutrisi.

Sayuran ini sangat menyukai tanah dengan pH antara 6.0 and 6.5. Pilih pupuk yang dirancang menjaga keseimbangan pH tanah.

Apabila lahan tanah berpasir, berikan pupuk kaya nitrogen pada penanaman pertama, lalu berikan sekali lagi saat tanaman mencapai tahap tunas.

8. Pemberantasan gulma

Benar – benjar mudah bukan? Agar pertumbuhan benih ke bibit menjadi tanaman tidak terganggu, lakukan pemberantasan gulma.

Jangan biarkan bibit gulma tumbuh jadi besar, langsung cabut dari permukaan tanah meski berukuran kecil.

Cabut gulma dengan tangan kosong ketimbang pakai sekop dan garpu taman, apalagi akar tanaman kacang panjang tak jauh dari permukaan tanah.

Baca juga sayuran yang bisa ditanam di pekarangan rumah: Cara Tanam Bendi

Demikian Cara Menanam Kacang Panjang yang perlu dipahami terlebih dahulu sebelum mulai bercocok tanam, mudah sekali bukan?

Nantinya panen bisa dilakukan pada 50-60 hari sesudah penanaman benih atau 15-18 hari sesudah pemekaran bunga secara penuh.

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *