Cara Menanam Kangkung, FLOWERian.com – Kangkung merupakan jenis sayuran terpopuler yang sering dijumpai hampir sebagian besar wilayah Indonesia.

Banyak orang menyukainya karena pengolahan gampang dan kaya manfaat luar biasa bagi kesehatan.

Daripada terus-menerus beli di pasar atau supermarket, manfaatkan lahan kosong sekitar pekarangan rumah untuk mulai bercocok tanam sayuran berdaun hijau ini.

Cara Menanam Kangkung sangat mudah bagi seorang pemula asal memenuhi tiga persyaratan dasar berikut:




1. Tanah.

Tanaman kangkung menyukai tanah lembab, basah dan kaya nutrisi tinggi dengan tingkat pH sekitar 6-7.

2. Matahari.




Tanaman kangkung tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis. Intinya sangat menyukai iklim hangat dan lembab.

Pastikan lahan tanah berada di area terbuka yang kena paparan langsung sinar matahari, meskipun demikian, kangkung juga bisa tumbuh di area yang tak langsung disinari matahari.

3. Air.

Kangkung dalam bahasa Inggris bernama water spinach. Pemberian nama tersebut merujuk pada lingkungan tumbuhnya.




Tanaman ini sangat menyukai air dan tumbuh subur di tanah berlumpur. Lakukan penyiraman dalam jumlah cukup besar agar tanah tetap basah.

Usai tiga persyaratan dasar terpenuhi, maka anda cukup mengikuti langkah-langkah berikut ini.

Cara Menanam Kangkung Dengan Mudah

A. Pemilihan benih

Kangkung bisa ditanam via dua metode, mulai dari benih atau stek. Tanam benih ke tanah gembur dengan kedalaman 0.5 centimeter.

Agar penanaman sukses dan bibit tunas tumbuh, pastikan benih tetap lembab konsisten.

Temperatur harus sekitar 68 derajat Fahrenheit dan butuh waktu beberapa minggu untuk penumbuhan bibit.

Coba rendam benih selama satu malam penuh untuk mempercepat penumbuhan usai menanam.

Jika ingin lebih mudah dan hemat waktu, tanam kangkung via stek. Bagaimana caranya? Ambil potongan 30-40 cm dari kangkung muda, kemudian tanah sedalam 15 cm di tanah gembur. Mana yang anda pilih? Tanam dari benih atau stek?

B. Penanaman

Kangkung bisa tumbuh kapan saja di area tropis dan subtropis, namun ada baiknya mulai menanam saat musim hujan mulai berakhir.

Salah satu Cara Menanam Kangkung yaitu pemilihan lahan area terbuka dengan sinar matahari penuh dan tanah cepat menyerap air.

Sebenarnya tanaman sayur berdaun hijau ini juga tumbuh subur di pot asal memenuhi persyaratan dasar diatas.

Cara MenanamĀ  Kangkung – Proses Perawatan

Tanaman kangkung hanya butuh perawatan dasar berupa pemupukan. Sebenarnya tak perlu pemupukan terlalu sering jika bercocok tanam di lahan tanah terbuka.

Jika menanam di wadah seperti pot, maka pemupukan rutin setiap minggu sangat wajib. Gunakan pupuk cair kaya kandungan nitrogen.

Sementara itu penyiraman harus rutin karena kangkung menyukai tanah basah, lembab dan agak berlumpur.

C. Waktu panen

Kangkung kaya nutrisi mulai siap panen saat berusia 4-6 minggu usai penanaman, namun semua tergantung pada suhu udara dan kondisi lingkungan tumbuh.

Jika ingin cepat panen, disarankan memilih penanaman dari stek ketimbang benih biji yang butuh waktu lama untuk tumbuh.

Potong beberapa daun kangkung atau seluruh tanaman dengan daun dan batang sehingga hanya menyisakan batang utama sekitar 3 inci, nantinya tanaman akan kembali tumbuh.

Kangkung yang tumbuh diatas tanah cepat merambat tak terkendali. Oleh karena itu, segera panen sebelum berbunga sehingga membentuk benih baru.

Bagus juga untuk mengetahui: Cara Menanam Kacang Panjang

Demikian Cara Menanam Kangkung agar siap panen dan memenuhi kebutuhan harian tanpa harus beli lagi.

Meskipun tidak begitu sulit, tanaman ini merupakan incaran empuk hama serangga seperti kutu dan kumbang daun, akan tetapi tidak terlalu membahayakan kondisi.

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here