Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag, FLOWERian.com – Tanaman cabe rawit gampang tumbuh subur di wilayah Indonesia, bahkan cukup melalui pot atau polybag selain tanam langsung di tanah sekitar pekarangan rumah.

Jika memiliki rumah sempit yang minim lahan kosong, maka bercocok tanam di polybag merupakan solusi alternatif cerdas.

Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag hanya perlu memperhatikan beberapa hal sederhana seperti pemilihan benih, penyemaian, penyiapan polybag dan pemindahan.

Segera praktekkan langkah-langkah berikut ini!




Langkah Awal Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag

1. Pemilihan benih

Benih cabe rawit tersedia dalam beragam opsi, beli via toko pembibitan atau ambil biji langsung dari buah segar.

Jenisnya pun beragam, ada yang lokal hingga berasal dari luar Indonesia. Sebaiknya pilih benih lokal agar semakin mudah dalam hal perawatan karena terbukti tahan banting terhadap kondisi lingkungan dan iklim Indonesia.




2. Penyemaian benih

Sebaiknya lakukan penyemaian terlebih dahulu sebelum menanam benih di polybag. Taruh rapi beberapa benih di atas kertas tisu basah.

Kemudian pindahkan ke wadah plastik yang memiliki penutup transparan. Biarkan dalam kondisi tertutup selama beberapa hari.

Gambar Foto Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag Sendiri di Rumah




Taruh wadah di lemari yang mudah diakses sinar matahari. Lakukan pemeriksaan dalam dua hingga lima hari.

Benih siap tanam bentuknya agak bengkak atau muncul sedikit bibit tunas. Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan polybag dan medium penanaman.

3. Penyiapan polybag

Beli beberapa polybag ukuran kecil lalu cuci bersih dengan larutan sabun dan air hangat sebelum diakhiri pembilasan.

Lakukan ini untuk penumbuhan benih ke bibit. Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag cukup mengisinya dengan tanah gembur plus kompos lalu tanam 2-3 benih.

Pastikan masing-masing benih punya jarak tanam. Usai menaruhi benih ke lubang, segera tutupi dengan kompos setebal 0.5 cm.

Sirami benih dengan air secukupnya agar tanah tetap lembab. Air memegang peranan penting dalam tahap awal.

Awasi pertumbuhan benih hingga menjadi bibit yang biasanya memakan waktu sekitar 1-6 minggu usai penanaman pertama, semua tergantung pada jenis cabe rawit.

Ketika beberapa bibit mulai tumbuh di setiap polybag, lakukan penyeleksian ketat. Buang bibit ukuran kecil atau paling lemah.

Pastikan setiap polybag hanya dihuni satu bibit saja agar tumbuh lebih optimal. Taruh semua polybag di lokasi yang mudah terjangkau sinar matahari atau cahaya buatan selama 14-16 jam.

4. Pemindahan

Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag termasuk pemindahan ke lokasi baru. Pindahkan bibit ke polybag ukuran lebih besar agar tumbuh kembang tanaman lebih optimal.

Sebelum melakukan pemindahan, pastikan polybag sudah cuci bersih terlebih dahulu.

Pemindahan hanya berlaku pada bibit yang berusia 3-4 minggu atau sudah memiliki empat daun.

Siapkan medium penanaman untuk polybag, caranya tak jauh berbeda seperti penjelasan pada langkah nomer tiga.

Lakukan pemindahan secara hati-hati tanpa merusak akar. Buat lubang tanam pada rumah baru, pastikan akar bibit beserta tanah yang tertempel masuk utuh.

Tutupi lubang dengan sisa tanah dari polybag lama lalu segera sirami dengan air secukupnya.

Langkah Akhir Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag

5. Perawatan & panen

Merawat bibit agar tumbuh semakin besar tidak sulit, cukup penyiraman dan pemupukan rutin dengan komposisi seimbang.

Masa panen biasanya sekitar 90 hari sejak penanaman pertama. Buah pun bisa dipetik saat masih berwarna hijau, jika mau lebih pedas lagi tunggu sampai berubah merah.

Cari tau juga yuk: Cara Menanam Cabe Merah

Pada umumnya Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag hampir serupa dengan tanam langsung di tanah, bahkan tanpa perlu melewati proses pemindahan atau transplantasi karena termasuk jenis tanaman yang tahan beragam kondisi tanah dan iklim Indonesia.

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here