Cara Menanam Paprika Sendiri Di Rumah

Posted on

Cara Menanam Paprika, FLOWERian.com – Paprika termasuk salah satu jenis sayuran yang harganya masih cukup mahal di Indonesia.

Oleh karena itu, coba tanam sekitar pekarangan rumah daripada harus beli mahal di pasar atau supermarket terdekat.

Cara Menanam Paprika itu susah-susah gampang, khususnya bagi pemula. Ada beberapa poin wajib diperhatikan agar tanaman tumbuh subur dan segera menikmati hasil panen. Apakah itu?

Langkah-Langkah Cara Menanam Paprika

Tips Bagaimana Cara Menanam Paprika

1. Sebaiknya mulai tanam benih di area tertutup sebelum musim hujan resmi berakhir.

Benih butuh waktu tumbuh sekitar 14 hari dan tambahan waktu sekitar empat sampai enam minggu sampai kondisi bibit tunas cukup besar sehingga siap pindah ke lahan ruang terbuka.

2. Isi pot gambut dengan tanah gembur siap pakai.

Untuk membuat medium steril, racik saja gambut dan vermikulit dengan komposisi seimbang. Jika tak mau repot, beli saja yang sudah tersedia di toko pembibitan.

3. Masukan benih paprika ke pot dengan jarak terpisah 1 inci. Selanjutnya tutupi benih dengan tanah gembur setebal 1/4 inci.

4. Agar benih cepat tumbuh tunas, taruh pot ke area dalam ruangan (indoor) dengan suhu 68-86 derajat Fahrenheit.

Pastikan area memperoleh cukup akses sinar matahari. Letakkan bantal pemanas dibawah pot yang bantu mengatur temperatur tanah jika area ruangan kerap mengalami fluktuasi.

5. Ketika bibit tunas mulai tumbuh dan keluar dari permukaan tanah pot, saatnya menyiapkan lahan tanah permanen di pekarangan rumah.

Taburkan kompos setebal 3 inci ke area lahan, kemudian gali lapisan tanah teratas sedalam 8 inci.

Siapkan tanah pada awal musim panas ketika kondisinya mudah dikerjakan dan mulai mengering.

Hindari penyiapan pada tanah basah berlumpur yang justru mengancam pertumbuhan bibit tunas nantinya.

6. Cara Menanam Paprika via pemindahan dari pot ke lahan terbuka permanen alias transplantasi harus ekstra hati-hati.



Lakukan jika temperatur tanah hangat diatas 60 derajat Fahrenheit dan bibit tunas telah berusia setidaknya enam bulan.

Gali lubang cukup besar yang dapat menampung semua akar, sebaiknya beri kedalaman ekstra 1 inci dari panjang akar. Pastikan setiap bibit terpisah jarak sejauh 18 inci.

Gambar Foto Jarak Tanam untuk Cara Menanam Paprika7. Keluarkan bibit tunas dari pot. Pegang pada bagian bawah batang utama serta akar. Berhati-hati saat mengeluarkan bibit dari pot, jangan sampai mematahkan batang utama.

Tanam satu bibit di setiap lubang dengan dasar batang utama masuk sekitar 1 inci ke bawah dari garis tanah. Tutupi lubang dengan tanah kemudian siram air sekitar 5 inci.

8. Pemupukan termasuk salah satu Cara Menanam Paprika agar cepat berbuah.

Segera beri pupuk cair ketika tanaman mulai menghasilkan bunga. Berikan pupuk sesuai instruksi pemakaian di balik kemasan.

9. Selama proses tumbuh kembang tanaman di lahan terbuka, cabut rumput atau gulma dengan tangan kosong.

Akar tanaman paprika tidak tumbuh terlalu dalam dan tak suka bersaing dengan gulma. Sirami tanah dua kali seminggu dan beri setiap tanaman 1/4 inci air setiap kali penyiraman.

10. Biarkan buah paprika tumbuh matang dan kering sendiri saat berada di tanaman. Biasanya paprika siap panen pada 70-85 hari usai pemindahan bibit dari pot ke lahan terbuka. Segera panen ketika kulit buah mulai mengeras dan agak mengkerut.

11. Petik setiap buah paprika sekitar 1/2 inci dari tangkai. Terus panen hingga tanaman berhenti produksi atau jelang datangnya musim hujan.

Pelajari juga: cara Menanam Seledri Sendiri

Cara Menanam Paprika tentu berbeda dari saudara dekatnya, yakni lombok. Pahami semua langkah di atas secara seksama demi memperoleh hasil memuaskan.

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *