3 Jenis Pupuk Organik dan Cara Menggunakan Pupuk Organik Padat

Posted on

Cara Menggunakan Pupuk Organik Padat, Flowerian.Com – Pupuk organik padat ternyata memiliki beberapa bentuk atau tampilan, di antaranya adalah serbuk, pelet dan butiran, dan tablet.

Lalu, bagaimana cara menggunakan pupuk organik padat tersebut? Nah, tentu saja cara mengaplikasikan jenis-jenis pupuk organik padat tersebut berbeda-beda tergantung jenis dan bentuknya.

Untuk mengetahuinya cara menggunakan masing-masing jenis pupuk, berikut penjelasan lengkap yang bisa disimak.

Cara Menggunakan Pupuk Organik Padat – Apa itu Pupuk Organik Padat?

Mungkin ada yang belum tahu seperti apa rupa dari pupuk organik padat. Pengertian dari pupuk organik padat sendiri adalah pupuk organik yang terbuat dari bahan organik dengan hasil atau bentuk akhir padat.

Pupuk organik padat ini juga dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yakni

1) berdasarkan kandungannya, maka pupuk tersebut termasuk pupuk lengkap dan pupuk majemuk karena kandungan unsur hara-nya lebih dari satu unsure mikro dan makro

2) berdasarkan bahan penyusunnya, maka pupuk tersebut termasuk pupuk alam, dan

3) berdasarkan cara pemberiannya atau penggunaannya, maka pupuk tersebut termasuk pupuk akar karena pemberiannya melalui akar tanaman.

Pupuk organik padat ini sudah lebih dulu digunakan oleh para petani dibandingkan dengan pupuk organik cair. Hal ini dikarenakan ketersediaan bahan pupuk serta faktor pengetahuan pada saat itu.

Di Indonesia, pupuk organik konvensional merupakan pupuk organik padat yang sudah digunakan oleh para petani secara turun-temurun.

Pupuk tersebut diperoleh dari pengolahan kotoran hewan ternak jenis mamalia, seperti kuda, babi, kerbau, kambing, dan ayam.

Cara Menggunakan Pupuk Organik Padat – Penggunaan Pupuk Organik Padat

Berbeda jenis maka berbeda pula cara penggunaannya. Mari cari tahu lebih banyak cara menggunakan pupuk organik berdasarkan jenisnya.

  • Pupuk Organik Padat Jenis Pelet dan Butiran

Pupuk organik padat jenis pelet dan butiran ini memiliki beberapa cara pengaplikasian yang diantaranya adalah sebagai berikut:Gambar Foto Cara Menggunakan Pupuk Organik Padat Jenis Butiran

1. Ditanam di dasar lubang tanam, cara ini dilakukan sebelum bibit ditanam ke dalam polibag.

Sedangkan, sebelum benih atau bibit ditanam harus sudah dilakukan pemupukan bibit di lapangan.



2. Ditanam di sekeliling tanaman, cara ini dapat dilakukan pada pembibitan di lapangan atau polibag.

3. Dimasukkan ke dalam lubang aerasi, lubang aerasi merupakan lubang yang dibuat di sekitar tanaman dengan aerator machine yang selanjutnya lubang tersebut diisi dengan pupuk.

  • Pupuk Organik Padat Jenis Serbuk

1. Cara pemakaian pupuk organik padat berbentuk serbuk adalah sebagai berikut:

2. Dicampur dengan media tanam yang lain, seperti gambut atau pasir yang sering digunakan dalam media persemaian ataupun pembibitan.

3. Ditaburkan pada permukaan tanah, cara ini merupakan cara tradisional yang umum digunakan para petani. Biasanya cara ini dilakukan pada saat pengolahan lahan.

4. Ditebar di atas permukaan tanaman, cara ini dilakukan untuk perawatan rumput lapangan golf.

  • Pupuk Organik Padat Jenis Tablet

1. Penggunaan pupuk organik padat berbentuk tablet dianjurkan untuk tanaman tahunan saja, seperti tanaman buah-buahan, kehutanan, dan perkebunan.

Pemupukan dengan menggunakan pupuk organik bentuk tablet dilakukan setiap 2 sampai 3 bulan sekali, kemudian frekuensinya dijarangkan menjadi 4 sampai 6 bulan bahkan sampai 1 tahun sekali tergantung jumlah dan ukuran tablet.

2. Pemberian pupuk organik berbentuk tablet di lapangan adalah dengan cara ditanam pada sekeliling tanaman. Dapat juga ditanam di dasar lubang tanam sebelum bibit tanaman untuk sistem transplating.

Baca juga:

Cara Menggunakan Pupuk Organik Padat – Kesimpulan

Kesimpulannya, terdapat banyak cara yang bisa diterapkan untuk aplikasi pupuk organik padat karena ada tiga jenis pupuk organik padat, yakni serbuk, tablet, dan butiran.

Penggunaan pupuk organik padat ini pada dasarnya sama hanya caranya saja yang berbeda.

Coba gunakan cara menggunakan pupuk organik padat dan buktikan hasilnya pada hasil panen nanti.


rujukan: unsurtani

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *