Flowerian.Com – Cara membuat pupuk organik padat dari kotoran sapi sangat mudah untuk dilakukan karena dapat dikerjakan secara individu.

Selain itu, bahan-bahan yang dibutuhkan tidak sulit untuk ditemukan di sekitar lingkungan peternak maupun petani.

Berikut ini adalah beberapa petunjuk dalam membuat pupuk organik padat dari kotoran sapi secara mudah dan benar.

Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi – Bahan-Bahan yang Dibutuhkan dan Cara Membuatnya

Dalam membuat pupuk organik padat dari kotoran sapi, yang perlu disiapkan sebelumnya adalah sebagai berikut.




  1. Kotoran sapi dengan kadar 80-85% yang telah bercampur dengan urin sapi.
  2. Serbuk gergaji, jerami, atau sekam.
  3. Kapur pertanian dengan kadar 2%.
  4. Abu gosok (abu dapur) dengan kadar 10%.
  5. Bahan pemacu mikroorganisme dengan kadar 0,25%. Jika tidak memilikinya, dapat diganti dengan menggunakan kompos jadi.

Setelah menyiapkan bahan-bahan untuk membuatnya, langkah selanjutnya adalah tahap pengomposan.

Berikut adalah beberapa langkah mudah untuk diikuti.

1. Campurkan kotoran sapi, serbuk gergaji, kapur pertanian, dan abu gosok secara merata.




Setelah itu, letakkan campuran ini di tempat yang terlindungi dari cahaya matahari dan hujan secara langsung.

Biarkan selama kurang lebih satu hari.

2. Setelah didiamkan selama satu hari, sisir campuran kotoran ini dan bubuhkan bahan pemacu mikroorganisme di atasnya.

Campur secara merata, kemudian tumpuk campuran kotoran ini dengan tinggi minimal 80 cm.




3. Biarkan tumpukan kotoran dalam keadaan terbuka selama kurang lebih tujuh hari.

Namun, tetap kondisikan tumpukan ini agar terlindung dari sinar matahari dan hujan secara langsung.

4. Setelah hari ke tujuh, balik tumpukan kotoran ini sehingga mendapatkan oksigen yang merata yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan aktivitas mikroba dalamnya.

Lakukan aktivitas ini setiap tujuh hari sekali.

5. Proses dapat dikatakan berhasil jika campuran kotoran mengalami peningkatan suhu pada hari ke delapan sampai ke-21 (minggu ke dua dan ke tiga).

Kenaikan suhu dapat mencapai 30°C tergantung dengan jumlah mikroba dalamnya.

Dengan adanya peningkatan suhu ini, maka kandungan kotoran akan bebas dari bibit gulma dan berbagai bakteri patogen.

Lalu, pada hari ke-28 (minggu ke empat), campuran kotoran akan mengalami penurunan suhu.

6. Jika suhu telah berada diambang netral dan memiliki warna hitam kecokelatan, maka campuran kotoran ini telah menjadi pupuk kompos yang siap digunakan.

Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi – Alasan Kotoran Sapi Perlu Dikomposkan Terlebih Dahulu

Meskipun pengomposan membuat proses pembuatan menjadi lama, tetapi proses ini memberikan beberapa keuntungan untuk dimanfaatkan sebagai bahan penyubur tanaman.

Berikut adalah beberapa alasan proses pengomposan perlu dilakukan.

1. Jika tidak melewati proses pengomposan, maka bahan organik dalam kotoran akan terurai dengan cepat jika tanah memiliki kandungan udara dan air yang cukup.

Hal ini akan berimbas pada pertumbuhan tanaman yang terganggu.

2. Bahan organik segar hanya memiliki sedikit humus dan berbagai unsur hara yang dapat terurai dalam tanah.

3. Bahan organik segar memiliki struktur yang kasar dan memiliki daya ikat terhadap air yang kecil, sehingga membuat tekstur tanah menjadi remah jika langsung dibenamkan dalamnya.

4. Ketersediaan kotoran sapi tidak menentu, sehingga dengan proses pengomposan, bahan organik dapat disimpan sebelum digunakan sebagai pupuk penyubur tanaman.

Baca juga:

Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi – Kesimpulan

Pengomposan dalam teknik pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi dapat dilakukan dengan mudah.

Selain itu, dengan bahan-bahan yang relatif terjangkau pula, pupuk ini sangat efektif dalam menyuburkan tanaman.

Dan tentu saja lebih ramah lingkungan bila dibandingkan dengan pupuk kimia.

Ikuti cara membuat pupuk organik padat dari kotoran sapi di atas di atas dan dapatkan berbagai manfaatnya dalam memajukan pertanian di lingkungan sekitar.


rujukan: cara pro, agrotani

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here