Cara Penggunaan Pupuk Organik Padat

Posted on

Cara Penggunaan Pupuk Organik Padat, Flowerian.Com – Ada beberapa cara penggunaan pupuk organik padat yang dapat dilakukan pada tanaman.

Namun, apakah cara-cara yang dilakukan sesuai dengan jenis tanaman, tekstur tanah, dan kondisi lingkungan sekitar?

Gambar Foto Cara Penggunaan Pupuk Organik Padat di Lahan Kebun RumahPupuk organik padat sendiri dapat diaplikasikan berdasarkan cara, waktu, takaran, dan anjuran penggunaannya.

Berikut adalah ulasan mengenai cara menggunakannya.

Bentuk dan Cara Penggunaan Pupuk Organik Padat

Pupuk organik padat memiliki beberapa bentuk yang disesuaikan dengan jenis tanaman, tanah, dan udara sekitar.

Berikut ini adalah beberapa bentuk pupuk organik padat yang biasa ditemukan di pasaran dan cara menggunakannya.

  1. Serbuk

Bentuk serbuk banyak ditemukan pada pupuk organik karena penggunaannya yang mudah. Penggunanya cukup menaburkan pupuk di permukaan tanah yang akan digemburkan.

Biasanya hal ini dilakukan saat proses pengolahan lahan.

Selain itu, pupuk jenis ini juga dapat digunakan dengan dicampur dengan media tanam lainnya, seperti gambut maupun pasir.

  1. Butiran dan Pelet

Pupuk ini memiliki butiran yang tidak seragam dan terkadang pecah.

Penggunaannya hampir sama dengan jenis pupuk organik berbentuk serbuk. Pupuk ini diaplikasikan dengan cara disebar di atas permukaan tanah.

Biasanya banyak petani yang menggunakan cara ini untuk memudahkan pekerjaannya dan lebih praktis.

Jika perlu, penambahan pupuk kimia (buatan) dilakukan agar tanaman semakin subur.

Selain dengan cara penyebaran, teknik lainnya adalah dengan ditanam dalam tanah.

Pupuk dapat diberikan pada lubang tanam untuk pembibitan pada media polybag atau pada lubang di sekitar tanaman untuk media lapangan.



  1. Tablet

Pupuk organik dengan bentuk tablet lebih awam digunakan pada tanaman tahunan seperti tanaman kehutanan, perkebunan, maupun buah-buahan.

Penggunaannya akan diberikan setiap dua hingga tiga bulan sekali pada masa awal tanam, kemudian dikurangi menjadi empat sampai enam bulan atau bahkan setahun sekali, tergantung dengan jumlah dan ukuran tablet itu sendiri.

Pupuk dengan bentuk tablet ini digunakan dengan cara ditanam pada sekeliling tanaman selebar kanopi.

Sedangkan untuk untuk proses transplantasi, pupuk tablet ditanam pada lubang tanam sebelum bibit tanaman dimasukkan.

Cara Penggunaan Pupuk Organik Padat – Sasaran Penggunaan

Pengolahan tanah dan proses panen sering menyebabkan hilangnya unsur hara dan bahan organik lainnya pada tanah.

Persentase terbesar terjadi pada lapisan tanah bagian atas (top soil).

Lalu, untuk mengembalikannya dapat dilakukan dengan cara pemberian pupuk organik padat pada setiap awal masa tanam.

Dengan banyaknya bentuk pupuk organik padat yang tersedia, memudahkan penanam untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada tanamannya.

Namun sayangnya, penggunaan pupuk organik padat dirasa kurang efektif.

Penggunaan secara konvensional membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, karena setiap hektarnya paling tidak membutuhkan 10 hingga setiap 20 ton.

Ditambah dengan bau yang menyengat akan sangat mengganggu bagi lingkungan sekitar.

Maka dari itulah, penggunaan pupuk organik disesuaikan dengan tanaman yang akan digemburkan.

Untuk pupuk organik dalam bentuk serbuk akan sangat efektif bila digunakan pada jenis tanaman yang memiliki umur panen pendek (40-80 hari masa tanam), misalnya pada jenis sayur-sayuran.

Untuk bentuk butiran akan lebih efisien digunakan pada tanaman dengan masa tanam sekitar 100-180 hari seperti pada tanaman cabai, jagung, dan tomat.

Sedangkan untuk bentuk tablet digunakan pada tanaman dengan masa panen tahunan, seperti tanaman perkebunan dan kehutanan.

Baca juga:

Cara Penggunaan Pupuk Organik Padat – Kesimpulan

Penggunaan pupuk organik padat akan lebih efektif jika memperhatikan jenis tanaman dan masa panen yang akan dilakukan.

Selain itu, jenis tanah akan sangat berpengaruh dengan perkembangan tanaman.

Kenali lebih lanjut jenis tanah yang terdapat pada wilayah tanam dan sesuaikan dengan takaran pupuk yang disarankan.

Dengan mengikuti cara penggunaan pupuk organik padat dengan benar, pertumbuhan tanaman pun akan berjalan dengan baik.


rujukan: unsurtani, alamtani

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *