Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat

Posted on

Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat, Flowerian.Com – Dengan mengetahui dosis penggunaan pupuk organik padat pada tanaman yang benar, pertumbuhan yang baik pun akan mengikuti.

Untuk itulah, sangat penting untuk memahami penggunaan pupuk organik, jenis tanah yang digunakan, dan berbagai hal lainnya yang mempengaruhi perkembangan pertumbuhan tanaman.

Gambar Foto Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat Buatan SendiriUntuk itulah, berikut ulasan mengenai dosis yang tepat dalam menggunakan pupuk organik padat pada tanaman.

Takaran Tepat Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat

Idealnya, sebelum memberikan dosis pupuk organik padat pada tanaman, pahami terlebih dahulu jenis tanah yang digunakan, seperti kandungan hara dan bahan organik di dalamnya.

Hal ini penting untuk mengurangi dampak perkembangan vegetatif tanaman yang terlalu cepat yang mengurangi waktu pertumbuhan buah.

Selain itu, kelebihan pemberian pupuk juga berimbas pada rebahnya batang jagung dan padi.

Dosis biasa tercantum dalam bungkus produk yang biasa beredar di pasaran.

Namun, untuk memahami lebih dalam, berikut ini adalah rata-rata dosis yang digunakan dalam menggunakan pupuk organik padat.Gambar Foto Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat yang Sesuai

  1. Kompos Konvensional dengan Bentuk Serbuk Halus dan Kasar
  • Tanaman semusim dan sayuran: 10-20 ton/hektar/tanam (untuk pupuk konvensional)
  • Tanaman semusim dan sayuran: 1-5 ton/hektar/tanam (untuk pupuk buatan pabrik)
  • Tanaman tahunan dan buah-buahan: 1-5 kg/tanaman/tahun
  • Tanaman tahunan, kehutanan, dan perkebunan: 0,5-2 kg/tanaman/tahun
  1. Bentuk Butiran dan Pelet
  • Tanaman semusim dan sayuran: 1-5 ton/hektar/tanam
  • Tanaman tahunan dan buah-buahan: 1-3 kg/tanaman/tahun
  • Tanaman tahunan, kehutanan, dan perkebunan: 1-2 kg/tanaman/tahun
  1. Bentuk Tablet
  • Berat 10-20 gram dengan ukuran diameter 2-3 cm: 4-6 tablet/pohon/tahun
  • Berat 30-40 gram dengan ukuran diameter 4-5 cm: 2-4 tablet/pohon/tahun

Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat dan Pupuk Kimia Sebagai Campuran

Menggunakan pupuk organik sangat baik bagi pertumbuhan tanaman.

Akan tetapi, kandungan unsur hara dan zat-zat lainnya lebih sedikit dibandingkan dengan pupuk kimia bila dihitung berdasarkan ukuran beratnya.

Sehingga, dibutuhkan pupuk organik dengan dosis yang cukup besar bila dibandingkan dengan pupuk kimia.

Selain itu, bau yang dihasilkan oleh pupuk organik sangat menyengat.

Untuk itulah, perlu digunakan pula pupuk kimia sebagai bahan campuran dalam melengkapi unsur hara dan zat penting lainnya yang dibutuhkan oleh tanah dan tumbuhan.

Dengan campuran ini, pupuk organik yang biasa digunakan 500-1000 gram setiap tanamannya dapat dikurangi menjadi berkisar 25-100 gram saja.



Maka dari itu, dengan dosis yang berkurang, penggunaan akan semakin efektif, khususnya jika digunakan dengan cara ditanam di sekitar akar maupun dasar lubang tanam.

Dalam menggunakan pupuk kimia, sangat dianjurkan untuk memperhatikan dosis penggunaannya. Gambar Foto Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat di Kebun

Selain dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, hal ini dilakukan untuk mengurangi besaran biaya yang harus dikeluarkan.

Hal ini dikarenakan biaya pupuk kimia lebih mahal dibandingkan dengan pupuk organik bila dihitung per satuannya.

Maka dari itu, produsen biasanya menyertakan sendok takaran dalam kemasan untuk mempermudah penggunanya untuk menakar pupuk sesuai dosis.

Untuk dosis penggunaannya, perlu memahami terlebih dahulu kondisi tanah yang ditanami tanaman.

Jika diperlukan, lakukan sebuah analisis tanah untuk mengukur kadar bahan organik dalamnya.

Sebagai contoh, jika memiliki tanah dengan kadar tanah liat C-organik 2,5%, 26,5%, C-organik 2,5%, dan debu 70,7% maka perlu adanya penambahan C-organik sebanyak 4% atau setara dengan 84 ton untuk satu hektar tanah.

Baca juga:

Dosis Penggunaan Pupuk Organik Padat – Kesimpulan

Dengan mengetahui jenis tanaman, tanah, dan faktor lainnya yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, maka penggunaan pupuk organik padat dapat disesuaikan.

Perlu pula adanya campuran pupuk kimia untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk menyuburkan tanah.

Informasi dosis penggunaan pupuk organik padat ini dapat membantu pengguna dalam menentukan dosis terbaik untuk hasil pertumbuhan tanaman yang maksimal.


rujukan: unsurtani, kebundirumah

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *