Manfaat Daun Salam, Aturan Pakai dan Efek Sampingnya

Posted on

Manfaat Daun Salam, Flowerian.Com – Meskipun sering digunakan sebagai bumbu dapur dalam berbagai masakan khas Indonesia, ternyata manfaat daun salam sebenarnya masih belum banyak diketahui orang.

Faktanya, tanaman dengan nama ilmiah Syzygium polyanthum ini dapat berfungsi sebagai tanaman herbal dalam mencegah maupun mengobati berbagai jenis penyakit.

Untuk mengenal lebih jauh dengan tanaman yang kaya akan manfaat ini, berikut ulasan lengkapnya yang akan dibahas satu per satu.

Kandungan Daun Salam

Berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari daun salam tidak lepas dari kandungan nutrisi atau gizi dalamnya.

Untuk lebih mudah dalam memahaminya, berikut pemaparan lengkap mengenai kandungan daun salam yang terdapat dalam setiap 100 g daun salam.

• Kalori 313 kkal
• Lemak total 8 g
• Kolesterol 0 mg
• Karbohidrat 75 g
• Protein 8 g
• Serat pangan 26 g
• Vitamin A 6.185 IU
• Vitamin B6 1,7 mg
• Vitamin B12 0 µg
• Vitamin C 46,5 mg
• Vitamin D 0 IU
• Kalium 529 mg
• Kalsium 834 mg
• Zat besi 43 mg
• Magnesium 120 mg
• Mangan 5 mg

Selain kandungan nutrisi utama di atas, daun salam juga mengandung beberapa senyawa aktif lainnya, seperti:

• a-pinene, β-pinene, limonene, myrcene, a-terpineol, eugenol, linalool, chavicol, metil chavicol, geranyl asetat, dan neral yang bermanfaat sebagai antiseptik, antioksidan, anti-kanker, serta mmbantu dalam melancarkan pencernaan.

• Asam laurat yang memiliki sifat anti-nyamuk.

• Beragam komponen minyak esensial yang biasa dimanfaatkan dalam berbagai pengobatan tradisional untuk mengatasi arthritis, nyeri otot, gejala flu, hingga bronkitis.

Daftar Manfaat Daun Salam

Daun salam sudah dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap masakan sejak zaman dahulu dalam peradaban Yunani kuno.

Selain itu, masyaraka Yunani kuno juga memanfaatkan daun salam sebagai obat dalam merangsang keluarnya keringat, aliran cairan empedu, hingga mampu menangani kanker.

Kemudian, daun salam sendiri mulai tersebar hingga ke daratan Amerika dan Eropa.

Di India dan Pakistan, aroma daun salam khas yang terdapat di sana mirip dengan kayu manis. Biasanya, daun salam juga dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, khususnya nasi biryani.

Lebih dari itu, masyarakat di daerah India Barat menggunakan ekstrak daun salam, yakni myrene sebagai komponen esensial dalam produk pewangi atau parfum.



Untuk di Indonesia sendiri, daun salam banyak digunakan juga dalam hal masak-memasak, khususnya masakan dengan bahan dasar daging.

Aromanya yang khas setelah dipetik dan dikeringkan menjadi faktor utama mengapa daun salam sering dimanfaatkan dalam memasak sup, semur, maupun tumisan. Bisa dibilang, daun salam merupakan oreganonya Indonesia.

Selain digunakan sebagai bumbu penyedap masakan karena aromanya yang khas, daun salam juga dapat dimanfaatkan dalam hal kesehatan tubuh.

Hal ini tidak mengherankan jika melihat kandungan nutrisi yang terdapat dalam daun yang juga dikenal sebagai Indonesian bay-leaf ini.

Untuk itu, berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari daun salam bagi kesehatan tubuh manusia.

1. Manfaat Daun Salam Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daun salam memiliki kandungan anti-mikroba dan antioksidan yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas).

Dengan meningkatnya daya tahan, tubuh pun tidak akan mudah untuk terserang berbagai jenis penyakit.

Hal ini sudah dibuktikan berdasarkan studi yang dilakukan di North Carolina Agricultural and Technical State University, dimana daun salam mampu melawan Salmonella dan E. coli yang sangat membahayakan kesehatan.

2. Manfaat Daun Salam Membantu Mengatasi Penyakit Diabetes

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition” pada tahun 2009, daun salam dapat dimanfaatkan dalam mencegah maupun mengatasi penyakit diabetes.

Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi yang terdapat dalamnya mampu menurunkan kadar glukosa yang terdapat dalam darah, kolesterol, dan trigliserida.

Selain itu, kandungan antioksidan yang dimilikinya juga dapat membantu proses pembentukan insulin secara efektif.

Dengan demikian, mengonsumsi daun salam secara rutin sangat disarankan bagi penderita diabetes maupun penderita resistensi pada insulin.

3. Manfaat Daun Salam Membantu Mempengaruhi Kardiovaskular

Kandungan senyawa salisilat, asam caffeic, dan fitonutrien yang terdapat dalamnya mampu mempengaruhi kardiovaskular, tepatnya dalam mencegah timbulnya stroke dan menjaga kesehatan jantung secara optimal.

Lebih dari itu, kandungan flavonoid dalam daun salam mampu secara efektif menurunkan tekanan darah hingga ke batas normal bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi.

4. Manfaat Daun Salam Membantu Meredakan Rasa Nyeri

Minyak hasil ekstraksi daun salam biasa digunakan dalam mengurangi rasa nyeri yang diderita, seperti otot tegang, terkilir, artritis, hingga sakit kepala.

Kemampuannya ini dikarenakan adanya kandungan anti-inflamasi yang dapat dihasilkan dari hasil ekstraksi tersebut.

Sebagai informasi, untuk keluhan seperti nyeri sendi, daun salam yang digunakan biasanya berjenis jarak dan tanah. Hal ini dikarenakan kandungan yang terdapat dalamnya dinilai lebih cocok untuk menangani keluhan ini.

5. Manfaat Daun Salam Membantu Mencegah Timbulnya Kanker

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam “Nutrition and Cancer”, daun salam yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan ternyata memiliki beragam kandungan senyawa aktif yang mampu menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh.

Senyawa-senyawa tersebut diantaranya asam caffeic, catechin, euganol, dan quercetin.

Selain itu, kandungan fitonutrien, atau dikenal pula sebagai parthenolide, memiliki khasiat mujarab dalam menahan ploferasi terhadap sel-sel kanker serviks dan menangkal pertumbuhannya.

6. Manfaat Daun Salam Membantu Mengatasi Gangguan Pernapasan

Gangguan pernapasan, seperti flu, pilek, batuk, asma, atau demam seringkali menjangkiti masyarakat perkotaan saat ini.

Selain gaya hidup yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan yang sembarangan maupun jarang berolahraga, polusi udara menjadi salah satu faktor terbesar mengapa orang dapat mengalami gangguan pernapasan.

Ada dua cara yang dapat digunakan dengan daun salam. Pertama adalah dengan air rebusan atau the daun salam.

Mengonsumsi minuman herbal ini diyakini mampu membersihkan jalan saluran pernapasan serta meredakan hidung tersumbat akibat flu.

Cara kedua adalah dengan membuat pasta daun salam. Dengan cara ini, pasta kemudian dioleskan pada area dada, leher, maupun area hidung karena mampu menghangatkan sekaligus memberikan rasa nyaman bagi penggunanya.

7. Manfaat Daun Salam Membantu Proses Pencernaan

Daun salam memiliki bau yang sangat khas yang mampu meningkatnya produksi air liur dan beragam enzim pencernaan lainnya.

Dengan meningkatnya jumlah enzim pencernaan ini, proses pencernaan pun menjadi lancar dan tentunya mampu meningkatkan nafsu makan.

Sebuah solusi yang sangat tepat bagi konsumen yang menginginkan berat badannya meningkat.

Selain itu, daun salam juga dapat dimanfaatkan dalam mengobati rasa terbakar di dada yang disebabkan oleh perut kembung dan asam lambung yang meningkat.

Untuk mengatasi hal ini, khususnya dalam memperlancar pergerakan usus serta mencegah terjadinya sembelit, teh daun salam dapat menjadi solusi terbaik bagi konsumen.

8. Manfaat Daun Salam Membantu Mengatasi Penyakit Ginjal

Mengonsumsi daun salam secara rutin dipercaya dapat mengurangi jumlah urease yang ada dalam tubuh.

Urease sendiri merupakan enzim dalam tubuh, dimana jika jumlahnya tidak seimbang dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan, seperti pembentukan batu ginjal hingga gangguan lambung.

Untuk mendapatkan manfaat lebih dari daun salam, sangat dianjurkan untuk mengombinasikannya dengan berbagai obat tradisional lainnya yang ampuh dalam mengatasi permasalahan ini.

9. Manfaat Daun Salam Membantu Mengatasi Asam Urat

Daun salam dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal yang telah terbukti efektif dalam mengobati penyakit asam urat.

Senyawa-senyawa aktif yang dikandung dalam daun salam mampu mengurangi pertumbuhan zat putin yang menumpuk dalam tubuh.

Zat ini sendiri merupakan penyebab terbesar penyakit asam urat jika menumpuk terlalu banyak dalam tubuh.

10. Manfaat Daun Salam Membantu Mengurangi Stres pada Kulit

Tidak hanya pikiran yang dapat mengalami stres, kulit pun juga dapat mengalaminya. Stres pada kulit seringkali diakibatkan oleh pengaruh cuaca hingga efek samping dari penggunaan produk kecantikan kulit.

Untuk mengatasi hal ini, daun salam dapat dimanfaatkan karena mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kulit, seperti vitamin, antioksidan, dan senyawa aktif lainnya.

Dengan penggunaan ekstrak daun salam secara rutin, kesehatan kulit akan selalu terjaga dan tentunya terhindar dari penuaan dini dan keriput yang seringkali ditakutkan oleh para konsumen, khususnya wanita.

11. Manfaat Daun Salam Membantu Mengatasi Permasalahan pada Rambut

Ketika daun salam sudah diekstrak menjadi minyak, minyak inilah yang sangat baik digunakan untuk meningkatkan kesehatan rambut, khususnya dalam menangani masalah ketombe dan kerontokan rambut.

Minyak ini sendiri bekerja layaknya sebuah tonik yang mampu memberikan beragam nutrisi yang baik bagi rambut dan menangkal dua permasalahan rambut yang sangat menjengkelkan.

Selain itu, air rebusan daun salam juga bisa digunakan dalam mencegah maupun mengurangi jumlah kutu rambut yang membuat kulit kepala terasa gatal.

Kemampuan ini dikarenakan kandungan asam laurat yang terdapat dalamnya yang bekerja sebagai anti-serangga sehingga kutu akan enggan untuk berkembangbiak di kepala.

12. Manfaat Daun Salam Membantu Menyembuhkan Luka

Herbalis tradisional percaya bahwa pasta daun salam dapat digunakan dalam mempercepat penyembuhan luka.

Untuk itu, penelitian secara modern dilakukan dan hasilnya pun diterbitkan dalam “BMC Complementary and Alternative Medicine” pada tahun 2006, dimana luka pada tikus dapat sembuh lebih cepat, yakni 10 hari, dengan menggunakan 200 mg ekstrak daun salam setiap kilogramnya.

Selain itu, studi yang diterbitkan dalam jurnal “Natural Product Research” mengungkapkan bahwa ekstrak daun salam memiliki kandungan anti-mikroba yang mampu menangkal beragam patogen, seperti Aspergillus fumigatus, Candida albicans, Staphylococcus aureus, dan Streptococcus pyogenes.

13. Manfaat Daun Salam Membantu Merangsang Kehamilan

Untuk merangsang kehamilan dan meningkatkan kesuburan bagi wanita, penggunaan daun salam dapat dilakukan dengan mencampurkan tanaman adas manis.

Campuran ini kemudian dapat dimasukkan dalam organ intim wanita yang bermanfaat dalam menginduksi kehamilan.

Selain itu, pengonsumsian air rebusan atau teh daun salam secara rutin dapat dilakukan dalam merangsang kehamilan.

Meskipun tidak secara langsung, ramuan ini sudah dikenal sejak lama mampu meningkatkan aliran darah dan stamina yang akan sangat bermanfaat dalam memperoleh momongan.

14. Manfaat Daun Salam Membantu Mengatasi Masalah Menstruasi atau PMS

Pernahkah mengalami permasalahan pada waktu menstruasi yang terganggu? Ramuan daun salam ternyata dapat digunakan dalam merangsang menstruasi secara normal dan teratur.

15. Manfaat Daun Salam Pengusir Serangga

Tidak banyak yang mengetahui bahwa minyak dari daun salam dapat digunakan sebagai pengusir serangga, terutama gigitan nyamuk.

Hal ini dikarenakan, daun salam mengandung asam laurat yang biasa digunakan sebagai pengusir nyamuk alami.

Caranya pun cukup mudah, dimana minyak daun salam dapat dioleskan pada kulit yang rentan terhadap gigitan nyamuk.

Aturan Konsumsi Daun Salam

Daun salam dapat dimanfaatkan dalam hal kesehatan, seperti mencegah maupun mengobati berbagai macam jenis penyakit.

Namun, jika konsumen tidak mengetahui bagaimana cara mengolah daun salam secara benar, segala manfaat yang ada dalam daun rempah ini tidak dapat dirasakan secara optimal.

Biasanya, penggunaan daun salam sangat ditentukan dengan berbagai faktor, seperti umur konsumen, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya.

Meskipun belum ada penelitian resmi yang menyatakan dosis yang tepat dalam mengonsumsinya, ada baiknya pengonsumsian daun salam tetap dilakukan dalam batas yang wajar.

Untuk itu, berikut aturan konsumsi dan pemakaian daun salam berdasarkan tujuan digunakannya.

1. Untuk Menjaga Kesehatan Kardiovaskular

Penyajian daun salam dalam menjaga kesehatan kardiovaskular dapat dilakukan dengan mudah.

Caranya, siapkan 10 lembar daun salam dan cuci hingga bersih. Kemudian, rebus daun dalam sebuah panci yang telah diisi tiga gelas air hingga mendidih.

Setelah dingin, tunggu hingga dingin dan minum rebusan air daun salam ini secara rutin setiap harinya untuk hasil yang lebih baik.

2. Untuk Meredakan Batuk

Pemanfaatan daun salam dalam membantu meredakan batuk dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Pertama-tama, siapkan 2-3 lembar daun salam lalu dicuci hingga bersih.

Setelah itu, rebus daun selama kurang lebih 10 menit. Jika sudah, biarkan rebusan air mendingin hingga aman untuk kulit.

Jika kehangatan sudah dirasa tepat, rendam kain lembut pada rebusan air lalu usaplah pada bagian dada untuk meredakan batuk, pilek, dan flu yang diderita.

3. Untuk Mengatasi Penyakit Ginjal

Untuk mengatasi beragam masalah yang menyerang ginjal, seperti infeksi maupun batu ginjal, daun salam dapat digunakan sebagai cara alami.

Langkah pertama adalah dengan menyiapkan 10 daun salam lalu kemudian dicuci bersih. Setelah itu, rebus pada panci yang telah diisi 200 ml air.

Rebus air hingga menguap dan tersisa hanya 50 ml saja. Jika sudah, rebusan air dapat diminum setelah dingin sebanyak dua kali dalam sehari untuk hasil yang optimal.

4. Untuk Mengatasi Asam Urat

Untuk mengatasi penyakit asam urat yang ada dalam tubuh, rebusan daun salam dapat digunakan dan dikenal efektif.

Caranya pun cukup mudah, dimana daun salam direbus dalam panci yang berisi air sebanyak 10 gelas. Rebus air menguap hingga kadarnya berkurang menjadi setengahnya.

Setelah dibiarkan hingga hangat, rebusan air dapat diminum sebanyak dua kali sehari untuk hasil terbaik.

5. Untuk Mengurangi Stres pada Kulit

Untuk mengatasi hal ini, cara yang dilakukan kurang lebih sama dengan berbagai cara diatas. Lima lembar daun direbus dalam tiga gelas air.

Rebus selama kurang lebih dua menit, lalu tuangkan rebusan air pada wadah yang anti-panas.

Air setelah direbus biasanya menimbulkan uap air. Nah, uap air inilah yang dapat digunakan dalam mengatasi stres pada kulit sehingga kesehatan kulit akan selalu terjaga dan tampak terawat.

6. Untuk Meningkatkan Kesehatan Rambut

Air rebusan daun salam juga dikenal mampu menangkal berbagai masalah pada rambut dan kulit kepala, seperti ketombe, rambut rontok, hingga kutuan.

Caranya pun tergolong mudah. Pertama-tama, masukkan daun salam sebanyak 50 g dalam 400 ml air mendidih. Rebus hingga kadar air berkurang menjadi seperempatnya atau 100 ml.

Setelah selesai, saring air rebusan dan tempatkan pada sebuah wadah.

Setelah dibiarkan dingin, air rebusan dapat diaplikasikan pada rambut untuk mengatasi beragam masalah yang sering muncul.

Oleskan pada rambut dan kulit kepala, lalu diamkan selama kurang lebih tiga jam. Jika sudah, bilas rambut menggunakan air bersih dan masalah rambut dan kulit kepala pun terselesaikan.

Efek Samping Daun Salam

Daun salam sebenarnya memiliki banyak jenis di dunia. Setidaknya terdapat dua jenis daun salam yang dapat bermanfaat sebagai rempah maupun penunjang kesehatan tubuh, yakni Syzygium polyanthum yang mudah ditemukan di Indonesia dan Laurus nobilis.

Namun, ada pula jenis-jenis daun salam yang sangat beracun dan tentunya sangat berbahaya bila dikonsumsi, yakni daun salam berjenis Kalmia latifolia, California laurel, dan Umbellularia californica (Herb Society of America).

Jenis-jenis tumbuhan ini sangat mirip dengan daun salam pada umumnya dan terkadang terjual bebas di pasaran, entah disengaja atau tidak.

Bahaya yang dapat menimbulkan masalah kesehatan tubuh adalah kemampuannya dalam merusak sistem saraf pusat dan penyempitan pembuluh darah.

Selain itu, daun salam pada umumnya sebenarnya juga dapat menimbulkan beberapa efek samping apabila dosis dan cara penggunaannya tidak tepat.

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai dampak buruk daun salam:

1. Mengganggu Sistem Pencernaan

Air rebusan maupun minyak daun salam mungkin memberikan beragam dampak positif bagi kesehatan tubuh. Namun, jangan pernah sekali-kali untuk menelan daun salam secara langsung.

Hal ini dikarenakan tekstur daun salam yang sulit untuk dikunyah dan juga dicerna dalam tubuh.

Jika dipaksakan, beberapa dampak buruk dapat tubuh alami, seperti menyangkut di tenggorokan atau bahkan menembus lapisan usus (karena sisi tajamnya).

2. Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Hingga saat ini, belum ada informasi penelitian secara resmi mengenai keamanan pengonsumsian daun salam bagi ibu hamil dan menyusui.

Untuk itu, sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi daun herbal ini hingga hasil penelitian resmi mengenai dampak dalam kesehatan dirilis.

3. Bagi Penderita Diabetes

Meskipun memiliki manfaat yang besar bagi penderita diabetes, tidak dapat dipungkiri daun salam juga memiliki potensi efek samping dalam mengganggu kontrol gula darah. Untuk itu, selalu pantau kadar gula darah penderita secara rutin.

4. Bagi Pasien yang Akan Menjalani Proses Pembedahan

Daun salam bekerja dengan memperlambat sistem saraf pusat sehingga seseorang menjadi lebih tenang.

Karena itulah, ada kekhawatiran bahwa penggunaan daun salam dapat membahayakan penderita yang akan menjalani proses pembedahan karena adanya penggunaan anestesi dan obat-obatan lainnya.

Untuk itu, sangat disarankan untuk menghentikan penggunaan daun salam setidaknya dua minggu sebelum proses pembedahan berlangsung.

5. Infeksi Kulit dan Alergi

Efek samping ini sebenarnya jarang sekali terjadi karena yang dapat mengalaminya adalah konsumen yang memiliki semacam alergi pada kandungan yang terdapat dalam daun salam.

Untuk itu, hendaknya periksakan diri terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan daun salam.

Berbagai efek samping di atas sebenarnya hanya dapat terjadi oleh beberapa orang saja. Penggunaan daun salam sebenarnya relatif aman bila dikonsumsi dengan wajar dan tidak melebih dosis.

Apabila konsumen mengalami berbagai gejala di atas, konsultasikan hal ini pada dokter atau herbalis yang berkompeten.

Kesimpulan

Jadi, dapat disimpulkan bahwa daun salam merupakan tanaman herbal yang memiliki beragam kandungan nutrisi.

Meskipun daun salam sering digunakan hanya sebagai bumbu penyedap masakan, ternyata daun ini pun juga mampu menunjang kesehatan konsumen dengan berbagai cara.

Meskipun begitu, konsumen juga perlu memperhatikan aturan penggunaan dan dosis yang dianjurkan agar manfaat daun salam dapat diperoleh secara optimal.


rujukan:
LiveStrong: livestrong.com/article/480381-what-are-the-health-benefits-of-bay-leaves
Draxe: draxe.com/bay-leaf
WebMd: webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-685-bay%20leaf.aspx
Mediskus: mediskus.com/nutrisi/kandungan-manfaat-daun-salam
AloDokter: alodokter.com/waspadai-efek-samping-daun-salam-di-balik-manfaatnya-yang-berlimpah

Jika Suka
Silahkah klik "Like!".

Follow on Twetter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *