Bonsai Serut, Mengenal Cara Tanam, Merawat Hingga Hamanya

Posted on




Bonsai Serut, Flowerian.Com – Banyak masyarakat yang menggemari tanaman hias, salah satunya adalah bonsai serut.

Serut sendiri merupakan tanaman yang memang digunakan sebagai bahan membuat bonsai.

Serut mempunyai ciri-ciri daun yang berukuran kecil ketika serut dipakai sebagai bahan membuat bonsai maka ukuran daunnya akan semakin mengecil.



Sudah banyak orang yang memilih tanaman ini sebagai tanaman hias untuk menghiasi rumah.

Cara Menanam Bonsai Serut

Sebelum membuat bonsai dari tanaman serut, perlu diketahui bahwa nantinya ketika menuju akhir musim kemarau tanaman serut akan merontokkan daunnya.

Tetapi, satu minggu kemudian, akan tumbuh tunas yang baru yang lebih segar.

Oleh karena itu, jangan heran jika tanaman serut Anda merontokkan banyak daunya.

Untuk menanam bonsai serut dapat menggunakan berbagai cara seperti cangkok atau stek.



Cara menanam yang paling sulit adalah stek karena membutuhkan ketelitian yang lebih.

Ketika memindah tanaman serut ke pot dari tanah, Anda harus berhati-hati karena tanaman serut akan menjadi sangat peka apabila akarnya terpotong.

Untuk penggalian bonsai serut sebaiknya digali secara bertahap.

Langkah pertama, potonglah bagian akar lalu ditimbun di dalam tanah.

Tunggu hingga dua bulan lalu mulai dipotong keseluruhan akarnya. Setelah itu, tanaman dapat dipindahkan ke pot yang lebih besar sebagai pot sementara.

Lalu mulailah masa pembentukan bonsai dari tanaman serut.




Di dalam masa pembentukan tanaman serut menajdi bonsai, sebaiknya gunakan media tanah gunung agar mendapatkan bonsai dengan kualitas maksimal.

Namun, jangan lupa untuk menggunakan tanah gunung yang telah dicampurkan dengan humus atau pupuk kandang pada perbandingan 1:1.

Apabila menggunakan media tersebut, cabang dan juga ranting pohon akan lebih cepat tumbuh dengan besar dan subur.

Ketika sudah memperoleh keseimbangan tanaman yang pas, bonsai serut dapat dipindahkan ke pot yang permanen namun dengan media dan perbandingan yang sama.

Tips Merawat Bonsai Serut

Dalam tips merawat bonsai serut, terdapat dua hal yang harus diperhatikan yaitu tips dalam merawat bakalan bonsai yang berasal dari tanaman serut dan juga merawat bonsai yang sudah ditanam dari serut.

  1. Tips merawat bakalan bonsai serut yang didapatkan dari alam

#1 Pertama-tama, buanglah semua daun yang ada atau menempel pada tanaman serut

#2 Setelah itu, potong akar dan batang yang tidak proporsional sebelum akhirnya membersihkan sisa-sisa tanah yang menempel di akar.

#3 Akar yang sudah bersih dioles perangsang akar sembari menyiapkan media tanam yang bersih.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sebaiknya gunakan tanah gunung sebagai media tanam.

Tidak memberinya pupuk dikarenakan pupuk akan membuat akarnya sulit tumbuh.

#4 Setelah menanam bakalan bonsai serut sebaiknya tanaman ditutupi dengan kantong plastik untuk menjaga kelembapan tanaman.

Lalu, tempatkanlah pada tempat yang teduh dan tunggu sekitar 2 hingga 3 minggu sebelum akhirnya plastik dibuka.

#5 Letakanlah tanaman pada area yang teduh hingga daunnya tumbuh banyak dan kuat.

Ketika sudah dirasa kuat, barulah letakkan tanaman pada tempat yang terkena paparan sinar matahari.

  1. Tips merawat tanaman bonsai serut

Jika sudah membuat tanaman bonsai serut dari bakalan tanaman serut, jangan lupa untuk tetap merawat tanaman yang sudah dalam bentuk bonsai.

Seperti makhluk hidup pada umumnya yang membutuhkan paparan cahaya matahari, tanaman ini termasuk dalam jenis tanaman yang membutuhkan paparan matahari cukup lama.

Upaya perawatan tanaman bonsai serut tentunya menyiraminya setiap hari setidaknya satu kali sehari.

Setelah itu, jangan lupa untuk memberi pupuk kandang atau pupuk organik agar dapat tumbuh subur. Jangan lupa juga untuk memangkasnya.

Kedua hal tersebut berpengaruh dalam merangsang tumbuhnya daun dengan cepat dan rimbun.

Perawatan yang terakhir pastinya adalah menyemprotkan pestisida atau memberikan obat hama agar tidak mudah terserang hama.

Penyubur Bonsai Serut

Salah satu langkah yang diperlukan dalam merawat bonsai serut agar tumbuh subur adalah pemupukan.

Pemupukan memang bertujuan untuk menyuburkan tanaman, namun untuk jenis tanaman ini pupuk yang digunakan tidak boleh pupuk sembarangan.

Apabila Anda salah memilih pupuk maka akan berdampak buruk pada tanaman, misalnya batangnya menjadi kurus atau tanaman menjadi sulit berbunga.

Pupuk yang digunakan untuk memupuk bonsai serut sebaiknya memang pupuk yang sudah diatur dimana dapat berupa pupuk organik, pupuk kandang, ataupun campuran pupuk kimia yang lain.

Jika Anda ingin menggunakan pupuk campuran, pastikan jika pencampuran sesuai dengan takaran jangan terlalu banyak dan jangan terelalu sedikit.

Tanaman bonsai termasuk tanaman yang tidak kuat apabila diberi terlalu banyak zat kimia.

Jika tidak ingin mencampurnya dengan zat kimia, Anda dapat menggunakan pupuk kandang saja.

Namun, jika hanya pupuk kandang yang diberikan tanpa adanya tambahan dari pupuk lain maka tanaman bonsai akan mengalami perkembangan yang lambat.

Hama Penyakit Bonsai Serut

Sama halnya dengan tanaman lain, apabila tanaman ini tidak dirawat dengan baik terutama jarang diberi obat hama atau disemprot pestisida maka tanaman ini akan mudah terserang hama.

Dari berbagai jenis hama tanaman yang ada, kutu daun warna putih adalah kutu yang paling sering menyerang bonsai serut.

Umumnya, jenis kutu ini mengeluarkan sebuah cairan embun madu yang rasanya manis.

Lalu, dari cairan embun madu itulah yang menghasilkan tumbuhnya cendaman jelaga.

Tanaman cendawan jelaga nantinya akan menutupi daun serut yang warnanya masih hijau.

Sebagai akibatnya, warna daun bonsai akan berubah menjadi hitam dan lama-kelamaan akan menjadi layu dan rusak. Sehingga tanaman akan gagal tumbuh.

Banyak insektisida yang dapat digunakan untuk membasmi kutu putih pada tanaman bonsai serut.

Tetapi, kutu putih mempunyai lapisan lilin yang akan melindunginya dari serangan luar termasuk insektisida.

Sebenarnya cara yang sederhana untuk mengatasi serangan kutu putih adalah dengan menggunakan laurat detergen yang disemprotkan pada daun bonsai.

Penyemprotan detergen dipercaya ampuh dalam menhilangkan lapisan lilin.

Untuk itu, sebaiknya semprotkan cairan detergen pada pagi hari sehingga nantinya cairan lilin akan terlepas.

Lalu dengan sendirinya kutu akan mati karena kutu putih tidak kuat menahan panas matahari.

Dengan hilangnya lapisan lilin, sinar matahari akan terpapar langsung ke kulit kutu putih sehingga akan mati dengan sendirinya.

Apabila cara tersebut dirasa kurang ampuh, Anda dapat menggunakan semprotan insektisida atau fungisida untuk membasmi kutu putih.

Disarankan untuk menggunakan kedua cara yaitu dengan larutan detergen untuk menghilangkan lapisan lilin lalu diikuti oleh penyemprotan insektisida.

Cara tersebut dianggap ampuh untuk mencegah tanaman bonsai dari serangan hama.

Galeri Foto Bonsai Serut

Gambar Foto Agar Bonsai Serut Subur

Gambar Foto Bonsai Serut dalam Pot

Gambar Foto Bonsai Serut Taman

Gambar Foto Cara Membentuk Bonsai Serut

Gambar Foto Cara Mendongkel Bonsai Serut

Gambar Foto Cara Merawat Bonsai SerutBaca juga:

Kesimpulan

Begitulah upaya pembuatan bonsai serut dari bakalan serut yang didapatkan dari alam.

Tidak hanya cara membuat atau menanamnya, ulasan tersebut juga menyinggung tentang budidaya tanaman bonsai secara keseluruhan dimulai dari cara merawat hingga cara membasmi hama yang seringkali menyerang tanaman bonsai ini.

Secara umum, perawatan tanaman bonsai tidak jauh berbeda dengan tanaman yang lain selama dipastikan tidak ada hama yang menyerang.


rujukan: abyspacetion¹², ibnudin¹

Yuk, Bagikan kepada Orang Terdekat!
0Shares



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *